Kemenaker Buka Magang Profesi Ners untuk Rumah Sakit pada Tahun 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:29:01 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli.

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa para peserta program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I yang berlatar belakang lulusan pendidikan profesi ners atau perawat telah banyak diserap oleh berbagai rumah sakit.

“Ada, ada profesi. Yang tadi yang diterima di rumah sakit itu perawat. Perawat banyak, ya,” ujar Yassierli dalam konferensi pers yang digelar setelah pelaksanaan kick off di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah menerangkan bahwa keunggulan baru dari program Magang Nasional 2026 terletak pada dibukanya lowongan magang khusus lulusan pendidikan profesi.

Peluang magang bagi lulusan pendidikan profesi ini dihadirkan pada 2026 sebagai langkah responsif pemerintah dalam mengakomodasi tingginya permintaan publik yang menginginkan dibukanya formasi bagi lulusan spesialisasi profesi.

Meskipun dirinya belum membeberkan perincian total alumni pendidikan profesi yang bergabung dalam agenda Magang Nasional 2026, ia mengonfirmasi bahwa porsi terbesar ditempati oleh rumpun profesi ners atau keperawatan.

“Rumah sakit, banyakan ners. Banyakan ners untuk perawat,” ujar Darmawansyah.

Di samping memuat formasi keperawatan, institusi rumah sakit turut menyerap peserta Magang Nasional untuk menangani pemeliharaan serta perawatan perangkat medis.

Bukan cuma rumah sakit yang menampung lulusan jalur profesi, skema Magang Nasional ini turut memberi ruang bagi alumni pendidikan profesi di bidang pengajaran, akuntansi, teknik, serta sektor keahlian lainnya.

Lebih jauh, Darmawansyah menjelaskan bahwa pada periode kali ini, pihak pemerintah resmi meniadakan alokasi posisi front office, petugas kasir, tenaga administrasi, hingga tenaga penjualan dari daftar Magang Nasional lantaran kualifikasi pekerjaan tersebut dinilai kurang relevan bagi lulusan perguruan tinggi.

“Jadi memang benar-benar jabatan (yang dibuka) itu sesuai dengan kompetensi. Jadi pola verifikasinya, kami verifikasi penyelenggara magang. Apakah perusahaan itu layak, kemudian lowongannya kami verifikasi juga,” kata Darmawansyah.

Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan sebanyak 46.160 alumni perguruan tinggi sebagai peserta sah Program Magang Nasional Tahun 2026 Batch 1 Angkatan ke-2. Para peserta ini telah berhasil melewati beragam tingkatan, mulai dari tahapan pendaftaran awal yang diseru oleh 732.483 pelamar.

Selepas agenda pendaftaran, seluruh calon peserta Magang Nasional mengikuti serangkaian pemeriksaan kelengkapan syarat, pengajuan berkas, hingga seleksi ketat.

“Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan Kedua Batch 1 tahun 2026,” kata Darmawansyah.

Terkini