BNI Perkuat Tata Kelola SDM Lewat Lisensi LSP dan Sertifikasi ISO

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:54:02 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkokoh tata kelola pengembangan sumber daya manusia lewat pengoperasian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BNI berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan penerapan standar internasional di BNI Corporate University.

Penguatan tersebut ditandai oleh perolehan Sertifikat Lisensi LSP BNI dari BNSP, Sertifikat ISO 21001:2018, serta Letter of Compliance ISO 30422:2022 oleh BNI Corporate University.

Seluruh pencapaian ini dikukuhkan dalam seremoni di Grha BNI, Jakarta, pada 6 Agustus 2026.

Ketua BNSP Syamsi Hari menyerahkan Sertifikat Lisensi LSP BNI kepada Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang, di mana lisensi tersebut resmi didapatkan pada 19 Juni 2026.

Izin ini memungkinkan LSP BNI menggelar sertifikasi kompetensi kerja secara profesional, objektif, independen, serta akuntabel sesuai tolok ukur standar yang berlaku.

Untuk tahap awal, LSP BNI memfasilitasi tujuh skema sertifikasi di area strategis mulai dari general banking hingga internal audit.

Area sertifikasi ini bakal diperluas secara bertahap sesuai dinamika industri, mencakup digital banking, artificial intelligence, manajemen risiko, serta teknologi informasi.

Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang menyatakan bahwa keberadaan LSP menjadi pilar krusial untuk menjamin peningkatan kompetensi pegawai berjalan terukur dan adaptif terhadap industri.

"LSP BNI menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Sertifikasi kompetensi memastikan setiap insan BNI memiliki standar profesionalisme yang mampu mendukung transformasi bisnis perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulis.

Di samping penguatan sertifikasi, BNI Corporate University sukses mengamankan Sertifikat ISO 21001:2018 pada 15 Mei 2026 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada 4 Agustus 2026.

Pengakuan global ini menegaskan pelaksanaan tata kelola pembelajaran serta pematangan talenta yang makin terstruktur, berorientasi pada peserta, dan mengacu pada standar internasional.

Munadi menggarisbawahi bahwa BNI akan terus memacu mutu serta kapasitas LSP agar dapat menjadi rujukan utama dalam pembinaan SDM perbankan nasional.

Penyempurnaan ekosistem pembelajaran ini sejalan dengan agenda transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang mengedepankan pengembangan talenta, budaya kerja, inovasi, dan nilai tambah bisnis.

Melalui integrasi sistem pembelajaran, sertifikasi, serta pengakuan ISO, BNI memastikan pembinaan SDM berjalan terukur guna menopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Terkini