Pergerakan IHSG Berpeluang Menguat Cek Rekomendasi Saham Analis Hari Ini

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:07:02 WIB
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - Sejumlah analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatan serta membagikan rekomendasi saham pilihan pada perdagangan Kamis (13/8/2026).

Merujuk data BEI pada Rabu (12/8/2026), IHSG ditutup menguat 1,69 persen ke posisi 6.373,85, yang menjadi titik tertinggi harian usai bergerak dari level terendah 6.272,30.

Dari keseluruhan konstituen, tercatat sebanyak 474 saham menguat, 185 saham melemah, dan 304 saham bertahan stagnan.

Di jajaran saham LQ45, penguatan dipimpin oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang melonjak 20,83 persen ke Rp870, disusul PT Indosat Tbk (ISAT) naik 14,42 persen ke Rp2.460, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terangkat 7,14 persen ke Rp1.950.

Saham lain yang mencatatkan kinerja positif yaitu PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 6,22 persen ke Rp2.560, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melambung 5,43 persen ke Rp466, serta PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkerek 4,81 persen ke Rp2.180.

Sebaliknya, pelemahan dialami PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang turun 1,95 persen ke Rp1.510, PT United Tractors Tbk (UNTR) tergerus 1,38 persen ke Rp23.300, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) terkoreksi 1,20 persen ke Rp2.480.

Tim riset MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG tengah berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [iv], sehingga indeks berpotensi menguat menuju kisaran target 6.440 hingga 6.544.

"Worst case [merah], IHSG sudah menyelesaikan wave [a] pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave [b]," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Kamis (13/8/2026).

Analis memperkirakan area support IHSG berada di level 6.201 dan 6.029, dengan batas resistance di rentang 6.454 dan 6.599.

MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati opsi buy on weakness pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Dari kabar pasar global, MSCI mengonfirmasi tidak ada perubahan daftar negara Emerging Markets yang masuk dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index berdasarkan evaluasi tahunan 12 Agustus 2026.

“Tidak ada perubahan terhadap daftar negara Emerging Markets yang saat ini termasuk dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index sebagai hasil dari review ini,” tulis MSCI dalam pengumumannya, Rabu (12/8/2026).

Sementara itu, tim analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) memprediksi IHSG berpeluang menembus resistance 6.385 menuju target 6.450, dengan area support di kisaran 6.240–6.190.

Kondisi ini didorong oleh penurunan inflasi AS periode Juli menjadi 3,4 persen YoY yang memicu ekspektasi kebijakan dovish The Fed, serta merekomendasikan saham HRTA, CDIA, dan DSSA.

Terkini