Deretan Manfaat Menakjubkan Rutin Makan Kacang Almond Tiap Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 | 02:36:01 WIB
Ilustrasi kacang almond. [FOTO: NET].

JAKARTA - Kacang almond sejak lama dikenal sebagai camilan kaya nutrisi serta berlimpah faedah bagi kesehatan. Di samping itu, teksturnya yang renyah serta karakternya yang tahan lama menjadikan kacang ini amat praktis dibawa ke mana pun sebagai bekal kala bepergian. 

Dengan beraneka ragam varian di pasaran, mulai dari mentah, dipanggang, hingga berwujud olesan selai, Anda tidak akan mudah jenuh menikmatinya setiap waktu. Kendati demikian, adakah khasiat dari kebiasaan menyantap kacang almond setiap hari bagi tubuh, mengingat kadar lemaknya terbilang tinggi?

Segudang manfaat mengonsumsi kacang almond setiap hari

Ternyata, menjadikan kacang almond sebagai camilan harian merupakan keputusan yang sangat direkomendasikan oleh para pakar gizi. Kombinasi nutrisi di dalamnya dipercaya sanggup menghadirkan dampak positif yang menyeluruh bagi fisik.

“Kacang almond benar-benar pusat pembangkit nutrisi. Kami mendapatkan protein nabati, serat makanan, lemak sehat, vitamin, dan mineral,” kata ahli gizi dan spesialis kesehatan saluran pencernaan, Molly Pelletie, Senin (17/8/2026).

Guna memetik hasil yang maksimal, porsi yang dikonsumsi tentu wajib dicermati. Berdasarkan anjuran umum, segenggam kacang per hari sudah memadai guna mencukupi kebutuhan gizi harian Anda.

“Saya biasanya merekomendasikan satu ons, yaitu sekitar 23 almond atau segenggam penuh,” sebut Pelletier.

“Namun, banyak penelitian klinis baru-baru ini, terutama tentang kesehatan usus dan manfaat metabolisme, telah meneliti asupan yang sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar dua ons atau sekitar 45 hingga 50 gram per hari,” tambah dia.

Takaran tersebut mungkin terkesan cukup banyak, namun Anda bisa menyiasatinya dengan memecahnya ke dalam beberapa sesi makan sepanjang hari. Sebagai informasi, setiap satu ons almond menyimpan 164 kalori, 6,12 gram karbohidrat, 3,54 gram serat, 14,1 gram lemak, 6,01 gram protein, serta pasokan magnesium, vitamin B2, dan vitamin E yang berlimpah.

Mendukung pengelolaan berat badan

Banyak orang merasa bimbang mencicipi kacang ini karena khawatir memicu kegemukan, padahal jenis lemak yang dikandungnya adalah lemak tak jenuh yang sangat esensial bagi fungsi vital tubuh. Anda tidak perlu cemas asalkan mengonsumsinya dalam takaran wajar.

“Beberapa orang khawatir tentang kalori atau lemak dalam kacang-kacangan, tetapi almond adalah pilihan sehat dan kaya nutrisi yang mendukung pengelolaan berat badan daripada menghalanginya,” papar Pelletier.

Sebuah kajian komprehensif mengonfirmasi bahwa kacang ini justru berkorelasi dengan reduksi massa tubuh serta massa lemak.

Menurunkan kolesterol

Tidak berhenti sampai di situ, konsumsi secara berkala turut memegang peranan penting guna meredakan kadar kolesterol, menekan tekanan darah, serta menjauhkan tubuh dari ancaman penyakit kardiovaskular.

Menjaga kesehatan mikrobioma saluran pencernaan

Sistem pencernaan nyaris menjadi salah satu organ tubuh yang paling diuntungkan dari kebiasaan ngemil kacang ini. Unsur serat serta polifenol di dalamnya berfungsi sebagai bahan bakar yang krusial bagi koloni bakteri baik di dalam usus agar terus berkembang biak.

“Saat kami memasukkan kacang almond setiap hari, pada dasarnya kami sedang memberi makan mikrobioma ususkami,” tutur Pelletier.

“Kebiasaan sehari-hari ini dapat meningkatkan produksi butirat, asam lemak rantai pendek yang membantu memperkuat lapisan usus dan mengurangi peradangan,” imbuh dia.

Walau demikian, Anda tetap dianjurkan untuk senantiasa menjaga kecukupan cairan tubuh tatkala menaikkan porsi asupan makanan berserat tinggi.

Pada ujungnya, hampir tiada dampak merugikan dari kebiasaan sehat ini, terkecuali bagi individu yang mempunyai rekam jejak alergi terhadap kacang pohon. Bagi sebagian besar orang, kacang ini tergolong sangat aman serta dapat dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan manusia.

“Mengganti camilan olahan tinggi dan rendah nutrisi dengan segenggam kacang almond adalah kemenangan mudah bagi usus dan jantungmu,” tutup Pelletier.

Terkini