Dampak Gempa NTT: Kemendikdasmen Beri Santunan Murid dan Guru

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:30:02 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti [FOTO: NET].

JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendistribusikan santunan beserta paket bantuan kepada para siswa dan tenaga pengajar yang menjadi korban bencana gempa bumi di kawasan Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemendikdasmen menyerahkan bantuan berwujud goodie bag berisi suplai logistik makanan untuk 29 anak tingkat PAUD, 229 siswa SD, serta 116 siswa SMP yang tengah berada di titik pengungsian SD Inpres Robo, Kecamatan Feri Ruteng, Kabupaten Manggarai.

“Di tengah kondisi darurat, Kemendikdasmen hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perhatian, dukungan, dan kebutuhan belajar. Bantuan yang kami bawa mungkin sederhana, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk terus hadir bersama anak-anak, guru, dan keluarga yang terdampak bencana,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta Pusat pada Kamis (20/8/2026).

Di samping bingkisan bahan pangan seperti susu, air mineral kemasan, dan camilan ringan, utusan Kemendikdasmen turut menyerahkan school kit secara simbolis kepada perwakilan peserta didik jenjang PAUD, SD, serta SMP, sekaligus menyalurkan family kit bagi jajaran guru di kamp pengungsian.

Bukan sekadar membagikan logistik di lokasi pengungsian, Kemendikdasmen lewat Direktorat Sekolah Dasar juga menyalurkan uang santunan bagi pendidik dan peserta didik yang terdampak musibah gempa tersebut.

Uang santunan senilai Rp2 juta beserta family kit diserahkan kepada seorang guru di SDK Ri’i, Desa Bea Mese, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai yang tertimpa puing reruntuhan kediamannya akibat guncangan gempa.

Pihak Kemendikdasmen turut menyerahkan santunan sebesar Rp1 juta dan school kit untuk salah seorang murid kelas V SDK Ri’i yang mengalami luka akibat terkena reruntuhan bangunan sekolah.

Di sisi lain, uang duka juga disalurkan kepada pihak keluarga dari peserta didik yang dinyatakan wafat, yakni Febriani Evika Jas, siswi kelas V SDK Ri’i. Kemendikdasmen menyerahkan santunan duka sebesar Rp5 juta dilengkapi bantuan pasokan sembako kepada orang tua almarhumah.

Dalam momen terpisah, Kepala Susteran Misionaria Claris Ruteng Sr. Flaviana Dia, MC mengekspresikan betapa berharganya kepedulian pemerintah di tengah situasi memprihatinkan yang tengah dihadapi oleh para suster, guru, dan para murid di Ruteng.

Terkini