JAKARTA - PT Pos Properti Indonesia (Pospro) kian mengokohkan ikhtiarnya dalam memaksimalkan potensi aset lahan dan bangunan yang dikelola. Langkah ini ditujukan demi menciptakan dampak ekonomi sekaligus mendatangkan faedah bagi kelestarian lingkungan serta warga sekitar.
Bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan lewat penyediaan sarana Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) iGreen+ yang bertempat di kawasan Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero), Jakarta.
Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia Aldhita Prayudhiputra menerangkan bahwa komersialisasi aset perseroan tak sekadar dikejar untuk keuntungan materiil semata, melainkan juga harus membawa kebaikan bagi masyarakat luas dan ekosistem alam.
“Keberadaan EV Charging Station ini menunjukkan bahwa optimalisasi aset properti dapat berjalan seiring dengan upaya mendukung transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Aldhita dalam opening remarks.
Fasilitas stasiun pengisian daya ini berdiri di area strategis Ring 1 Jakarta. Kompleks infrastruktur ini ditopang oleh enam unit mesin pengisi daya super cepat (Ultra Fast Charger DC) berkekuatan 120 kilowatt (kW) yang memanfaatkan konektor standar tipe CCS2.
Pembangunan sarana ramah lingkungan ini terwujud berkat sinergi bersama antara Pos Indonesia Group, PT Niscala Energi Indonesia selaku pemilik brand iGreen+, serta dukungan dari PT PLN (Persero).
Dalam skema kerja sama ini, pihak Pos Indonesia bertindak menyediakan tapak lokasi yang strategis, sementara PLN menjamin kestabilan dan keandalan pasokan listrik untuk menyuplai seluruh unit pengisi daya.
Aldhita menilai, pola kolaborasi lintas institusi menjadi fondasi krusial agar seluruh aset perusahaan senantiasa berdaya guna tinggi serta tanggap terhadap perubahan tren serta kebutuhan warga.
“Melalui sinergi bersama Pos Indonesia, iGreen+, PLN, dan seluruh mitra, kami ingin menghadirkan aset yang semakin produktif, adaptif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Titik pengisian daya di Kantor Pusat Pos Indonesia ini tercatat sebagai stasiun SPKLU iGreen+ yang ke-17. Mengutip data internal perusahaan, fasilitas ini sukses melayani sekitar 200 lebih pengendara tiap harinya sejak tahap uji coba operasional dimulai pada pertengahan Juli 2026. Dalam kurun satu bulan, basis pelanggannya bahkan melampaui angka 2.000 pengguna.
Pihak PT Niscala Energi Indonesia mengungkapkan bahwa hingga saat ini ekosistem iGreen+ telah menjangkau 19 stasiun aktif yang dilengkapi total 132 konektor pengisian daya. Jaringan tersebut tersebar di berbagai wilayah seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, hingga Bali.
Manajemen juga tengah mematangkan perssiapan untuk meresmikan lima stasiun baru. Pada fase ekspansi berikutnya, iGreen+ memasang target untuk membentangkan hingga 200 titik SPKLU di seluruh pelosok Indonesia.
Aldhita berkeinginan agar optimalisasi aset untuk jaringan stasiun kendaraan listrik ini dapat terus direplikasi lewat pola kemitraan serupa. Selain mendongkrak produktivitas aset, pemanfaatan ini dipandang sanggup mempercepat perluasan infrastruktur kendaraan listrik nasional demi merealisasikan target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.