IHSG Diprediksi Tembus 6.705, Cek Rekomendasi Saham Pilihan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05:02 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mentransaksikan saham pada rentang area 6.272 hingga 6.705 pada awal perdagangan pekan depan, Senin (24/8/2026). Sepanjang perdagangan sepekan terakhir, yakni 18–21 Agustus 2026, indeks mengalami penguatan 1,93% atau melonjak 123,80 poin menuju posisi 6.525,69.

Tim analisis dari MNC Sekuritas menerangkan bahwa pada sesi penutupan perdagangan terakhir, Jumat (21/8/2026), apresiasi IHSG sebesar 0,37% diiringi oleh peningkatan akumulasi volume pembelian. Batas support IHSG pada awal pekan depan diperkirakan berada di rentang 6.373 serta 6.272, sementara titik resistance terdeteksi di level 6.599 dan 6.705.

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), cermati koreksi dalam jangka pendek pada level 6.429—6.475. Untuk target berikutnya berada di 6.628—6.666 sekaligus menguji area gap," tulis analis MNC Sekuritas, Minggu (23/8/2026).

MNC Sekuritas menyodorkan deretan saham pilihan. Dari sektor konsumer, terdapat emiten PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE). Sektor telekomunikasi diwakili oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM). Lebih lanjut, sektor komoditas menghadirkan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), serta sektor barang baku mengandalkan PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA).

Berikut perincian rekomendasi teknikal saham dari MNC Sekuritas untuk perdagangan awal pekan depan, Senin (24/8/2026):

FORE - Trading Buy FORE menguat 1,84% menuju level Rp830 yang disertai dengan kehadiran volume pembelian. Analis memperkirakan pergerakan FORE tengah berada di fase awal dari wave (5) dari wave [C].

Trading Buy: Rp790—825

Target Price: Rp865, Rp915

Stoploss: below 760

INCO - Buy on Weakness INCO mengalami koreksi 0,95% ke harga Rp5.200 yang dibarengi munculnya tekanan jual, serta pergerakannya masih berada dalam rentang MA20 dan MA200. Secara teknikal, posisi INCO diperkirakan sedang menjadi bagian dari wave (ii) dari wave [c].

Buy on Weakness: Rp4.720—5.100

Target Price: Rp5.700, Rp6.000

Stoploss: below Rp4.620

MBMA - Buy on Weakness MBMA terkoreksi menuju Rp565 disertai munculnya tekanan jual. Saat ini, pergerakan MBMA ditaksir berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iii].

Buy on Weakness: Rp545—565

Target Price: Rp605, Rp660

Stoploss: below Rp535

TLKM - Trading Buy TLKM bergerak datar pada level Rp2.610 dan tetap didominasi volume pembelian, meski penguatannya masih tertahan oleh penumpukan MA20 dan MA60. Selama TLKM mampu bertahan di atas Rp2.570 sebagai batas stoploss, pergerakannya diprediksi berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c].

Trading Buy: Rp2.580—2.610

Target Price: Rp2.740, Rp2.840

Stoploss: below Rp2.570

Terkini