JAKARTA - Banderol pangan strategis nasional pada Senin terpantau bergerak bervariasi. Merujuk rilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional kelolaan Bank Indonesia, komoditas cabai rawit merah berada di kisaran Rp69.950 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras bertengger pada level Rp29.250 per kg.
Laporan resmi PIHPS ini dikeluarkan di Jakarta pada Senin pukul 08.23 WIB. Selain kelompok cabai dan telur, deretan kebutuhan pokok lain meliputi beras, aneka bawang, daging, gula, serta minyak goreng turut masuk dalam ranah pemantauan harga pangan secara nasional.
Harga Beras dan Bumbu Dapur
Untuk komoditas beras, PIHPS mengelompokkan patokan harga berdasar tingkat kualitasnya. Pasokan beras kualitas bawah I dipasarkan Rp14.800 per kg, adapun kualitas bawah II berada di posisi Rp14.650 per kg.
Sementara itu, varian beras kualitas medium I tercatat Rp16.500 per kg dan kelas medium II Rp16.300 per kg. Selanjutnya, komoditas beras kualitas super I dipatok Rp17.750 per kg dan tipe super II di angka Rp17.250 per kg.
Banderol bawang merah dipasarkan senilai Rp28.850 per kg, sedangkan bawang putih menyentuh Rp40.150 per kg.
Memasuki kelompok bumbu cabai, harga cabai merah besar berada di angka Rp49.250 per kg. Patokan cabai merah keriting tercatat Rp51.300 per kg, serta komoditas cabai rawit hijau menembus Rp57.050 per kg.
Harga Daging, Telur, dan Gula
Pada sektor komoditas sumber protein hewani, patokan daging ayam ras segar menyentuh Rp42.000 per kg. Di sisi lain, harga daging sapi mutu I bertengger di posisi Rp151.450 per kg dan daging sapi mutu II di level Rp142.500 per kg.
Komoditas telur ayam ras tercatat berada di kisaran Rp29.250 per kg. Banderol tersebut menjadi bagian dari komoditas pangan utama yang terus dipantau secara berkala oleh PIHPS Nasional.
Untuk pemanis gula pasir, kelas mutu premium berada di angka Rp20.350 per kg. Sementara itu, varian gula pasir lokal dilego Rp19.000 per kg.
Harga Minyak Goreng
PIHPS turut memetakan patokan minyak goreng berdasarkan ragam jenisnya. Komoditas minyak goreng curah berada di level Rp20.450 per liter.
Di sudut lain, harga minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan Rp24.300 per liter dan varian minyak goreng kemasan bermerek II dijual pada posisi Rp23.500 per liter.
Daftar Harga Pangan Nasional
Berikut rincian harga pasokan pangan strategis berdasarkan pembaruan data PIHPS Nasional pada Senin pukul 08.23 WIB:
Cabai rawit merah: Rp69.950 per kg Telur ayam ras: Rp29.250 per kg Bawang merah: Rp28.850 per kg Bawang putih: Rp40.150 per kg Beras kualitas bawah I: Rp14.800 per kg Beras kualitas bawah II: Rp14.650 per kg Beras kualitas medium I: Rp16.500 per kg Beras kualitas medium II: Rp16.300 per kg Beras kualitas super I: Rp17.750 per kg Beras kualitas super II: Rp17.250 per kg Cabai merah besar: Rp49.250 per kg Cabai merah keriting: Rp51.300 per kg Cabai rawit hijau: Rp57.050 per kg Daging ayam ras segar: Rp42.000 per kg Daging sapi kualitas I: Rp151.450 per kg Daging sapi kualitas II: Rp142.500 per kg Gula pasir kualitas premium: Rp20.350 per kg Gula pasir lokal: Rp19.000 per kg Minyak goreng curah: Rp20.450 per liter Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp24.300 per liter Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp23.500 per liter
Cara Membaca Data Harga PIHPS
Bank Indonesia memaparkan bahwa PIHPS Nasional merupakan basis sistem informasi yang mengumpulkan sekaligus menyebarkan data harga komoditas pangan strategis dari seluruh kawasan di Indonesia.
Cakupan komoditas yang diawasi dalam sistem ini meliputi beras, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, hingga minyak goreng.
Dalam skema metodologi PIHPS, harga nasional dihitung berdasarkan rata-rata harga komoditas dari seluruh pedagang yang masuk dalam acuan sampel survei.
Rincian data harga pada portal PIHPS senantiasa diperbarui secara berkala. Oleh karena itu, angka yang disajikan merupakan gambaran kondisi harga terkini sesuai dengan waktu pembaruan data tersebut.