BCA Syariah Catat Pertumbuhan CASA 14,6 Persen pada Semester I 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 00:56:31 WIB
Bank BCA Syariah.

JAKARTA - PT Bank BCA Syariah memperkokoh struktur permodalannya dengan memacu penghimpunan dana murah. Langkah strategis ini terlihat dari laju pertumbuhan current account saving account (CASA) yang melonjak melampaui pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) secara keseluruhan.

Hingga periode Juni 2026, total DPK BCA Syariah berhasil menembus angka Rp15,4 triliun atau merangkak naik 10,2 persen secara tahunan (year on year). Capaian positif ini didukung penuh oleh porsi CASA yang menguat 14,6 persen menjadi Rp6,5 triliun.

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menegaskan bahwa penguatan porsi dana murah ini menjadi pilar utama yang menopang laju bisnis perseroan di sepanjang paruh pertama tahun 2026.

“BCA Syariah pada semester pertama 2026 tumbuh solid dan berkelanjutan, tercermin dari peningkatan total aset yang didukung oleh pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga,” ujar Yuli dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Melihat struktur komposisinya, lonjakan dana murah disumbang paling besar oleh instrumen giro yang merangkak naik 23,2 persen secara tahunan hingga menyentuh Rp3,8 triliun. Di sisi lain, dana tabungan meningkat 4,5 persen menjadi Rp2,7 triliun, serta porsi deposito merangkak 7,2 persen ke posisi Rp8,9 triliun.

Langkah akselerasi CASA ini terbilang sangat krusial bagi perbankan demi menjaga efisiensi beban biaya dana (cost of fund), sekaligus memberikan amunisi untuk mendorong ekspansi pembiayaan.

Pada kurun waktu yang sama, kucuran pembiayaan BCA Syariah melaju kencang 20,5 persen secara tahunan hingga mencapai nominal Rp13,6 triliun.

Dengan raihan DPK yang konsisten berada di zona positif, manajemen BCA Syariah berkomitmen untuk terus membenahi struktur pendanaan serta memperkuat mutu pembiayaan ke depan.

Terkini