Prabowo Minta TNI Dan Polri Bersaing dalam Kebaikan lewat SMA Taruna

Prabowo Minta TNI Dan Polri Bersaing dalam Kebaikan lewat SMA Taruna
Presiden Prabowo Subianto menyapa tamu undangan saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memicu TNI dan Polri untuk saling berlomba memberikan mutu pendidikan optimal bagi para generasi penerus bangsa melalui pendirian sekolah menengah atas (SMA) berbasis ketarunaan.

Atensi tersebut disuarakan Prabowo saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI beserta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat.

"TNI dan Polri berkompetisi dalam kebaikan, itu yang kami inginkan. Kompetisi baik dalam kebaikan. Kalau saya puji TNI, Kapolri agak resah, kalau saya puji Kapolri, TNI agak resah. Ini yang kami kehendaki, kompetisi yang baik," kata Prabowo.

Kepala Negara mengungkapkan bahwa Kementerian Pertahanan saat ini sudah mengoperasikan lima lokasi SMA Taruna Nusantara baru, yaitu di Cimahi, Malang, Pagar Alam, Ibu Kota Nusantara (IKN), serta Minahasa.

Fasilitas anyar ini hadir memperkuat keberadaan SMA Taruna Nusantara yang sebelumnya telah beroperasi di Magelang, Jawa Tengah.

Di sisi lain, institusi Polri yang bekerja sama dengan Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LPKTB) turut merampungkan pembangunan satu unit kampus SMA Taruna Bhayangkara.

Prabowo menilai kehadiran jajaran lembaga pendidikan tersebut bakal memicu rivalitas yang konstruktif antara TNI dan Polri dalam menyajikan sarana belajar yang bermutu.

Langkah persaingan ini dipandang krusial supaya kedua lembaga negara itu kian terdorong mempertinggi capaian prestasi serta kualitas pengajaran bagi para peserta didik.

"Jadi mereka bersaing dalam kebaikan untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi," kata Presiden.

Di samping memajukan program ketarunaan, pemerintah juga mendirikan SMA Garuda untuk menampung sekaligus mendukung anak-anak yang dibekali potensi kecerdasan serta bakat luar biasa.

Sejauh ini, pihak pemerintah telah menuntaskan pembangunan empat titik SMA Garuda di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, dan Timor Tengah Selatan.

Bukan hanya itu, pemerintah pun mengembangkan SMA Garuda Transformasi hingga menembus angka 42 sekolah di 15 provinsi, gabungan dari 12 sekolah pada 2025 dan 30 sekolah pada 2026.

Rangkaian sekolah ini mengadopsi kurikulum internasional International Baccalaureate (IB) yang dirancang memenuhi standar tinggi demi menyiapkan siswa menuju kampus-kampus ternama di tingkat global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index