Airlangga Sebut Uruguay Tawari RI Kerja Sama Sektor Peternakan

Airlangga Sebut Uruguay Tawari RI Kerja Sama Sektor Peternakan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengutarakan bahwasanya negara Uruguay menyodorkan penawaran kerja sama penguatan kapasitas (capacity building) untuk para peternak di Indonesia.

Kemitraan ini dipandang sangat strategis lantaran Uruguay memegang posisi sebagai salah satu produsen sekaligus eksportir utama komoditas daging sapi dan olahan susu di wilayah Amerika Latin.

"Indonesia dan Uruguay memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara," kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Tawaran kolaborasi ini mengemuka saat Menko Airlangga menggelar pertemuan bersama Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi serta Wakil Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguay Matías Carámbula.

Lewat program pembinaan kapasitas tersebut, Uruguay bermaksud membagikan pengetahuan serta pengalaman teknis kepada para peternak nasional guna menyokong penguatan sektor peternakan domestik.

Langkah penguatan kemitraan peternakan ini sekaligus menjadi strategi Indonesia dan Uruguay dalam memperkokoh ketahanan pangan nasional serta memperlebar kerja sama ekonomi di tengah dinamika ketidakpastian global dan lonjakan tensi geopolitik.

Di samping sektor peternakan, kedua belah pihak turut mengulas ekspansi hubungan perdagangan maupun investasi. Perlu diketahui, volume perdagangan Indonesia-Uruguay pada 2025 sukses menembus angka 112,5 juta dolar AS, melonjak 70,7 persen bila disandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.

Pemerintah memandang lonjakan tersebut memperlihatkan masih luasnya potensi penguatan transaksi dagang antarkedua negara. Oleh sebab itu, Indonesia dan Uruguay menyepakati percepatan tahapan menuju negosiasi Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA).

Kemitraan di bidang ekonomi juga makin diperkuat melalui dukungan Uruguay terhadap proses aksesi Indonesia dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Uruguay yang berstatus sebagai partner country OECD juga sepakat bersama Indonesia untuk mempererat kerja sama pada forum internasional tersebut.

Agenda pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari komitmen berlanjut antara Indonesia dan Uruguay dalam memperkokoh jalinan hubungan ekonomi yang telah berjalan selama 60 tahun, sekaligus diproyeksikan menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih luas ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index